Monochrome

Tanaya Syifa Amajida,17.
Sanguinis-Phlegmatis, ENFP.
Indonesian and proud of it.
Who I Follow

rumah akan selalu menjadi rumah untukku. mencariku tak perlu jauh-jauh, kau hanya perlu datangi dan secepatnya akan temukan aku. disinilah aku akan selalu ada. selalu penuh tanda tanya. seperti apa matahari di langit tempatmu berada. sambil berangan menikmati sepotong yang akan kau bawa pulang.

engkau melanglang buana, mengemas cerita demi cerita dalam setiap perjalanan. menunggu demi ditunggu. menggariskan jarak, dari aku yang  tak pernah beranjak. aku tidak mau menjadi gajah di pelupuk mata, katamu.

berjalanlah hingga seluruh tanah terjamah. kau bebas memilih di lautan mana kau ingin jatuh, karena arusnya pasti menujuku.

Purwokerto, 16 Oktober 2014.

kuntawiaji:

Suatu ketika ada seorang shaleh yang melewati batu kecil yang mengeluarkan air terus-menerus. Orang shaleh itu heran melihatnya. Allah kemudian menjadikan batu itu dapat berbicara. Kata batu itu, “Sejak aku mendengar QS. At Tahrim ayat 6 dan QS. Al Baqarah ayat 24, aku selalu menangis karena takut…

Bila Sudah Dihadapkan Saja

Nggak apa nunggu siapa pun, tapi alangkah lebih baik tak perlu sampai mematenkan siapa sosoknya kalau belum mau benar berkomitmen.

Lihatlah, dan nilailah bila sudah dihadapkan saja. Tak perlu menanam sebuah keharusan untuk sebuah angan-angan. Bahwa harus dia, dan harus begini.

Yang harus itu usaha mempersiapkan diri menuju masa depan, bukan siapa yang harus ada di masa depan.

Semoga kita selalu menjadi yang dilapangkan pandangannya.

(via jalansaja)

Harus ada yang pergi agar kita belajar tentang kesetiaan dan kesejatian. Harus ada yang tidak kita miliki, agar kita belajar tentang usaha dan kepercayaan kepada Sang Pemberi. 


Be someone’s umbrella today.

i’m yours.

Be someone’s umbrella today.

i’m yours.

anindhahs10:

tanayasyifa:

Ini masih pagi loh, udah ngayal aja….

Kadang berkhayal itu perlu, untuk sekedar menyenangkan otak dan hati masing-masing mba :’)

Haha! harusnya jangan terlalu sering dimanja, nanti jadi lemah ini otak dan hati.

Antara kesempatan dan keajaiban mungkin adalah dua hal yang berkaitan. Dimana ada kesempatan, disanalah tersembunyi keajaiban, bagaimanapun bentuk keajaiban tersebut.

Oktober baru berjalan 11 hari, tapi sudah banyak keajaiban yang aku dapatkan sampai hari ini. Tidak lagi ada takut kehilangan, karena apa yang hilang telah diganti dengan lebih banyak kebaikan.

Nah, satu lagi keajaiban sedang menuju kemari, terkemas dalam sebuah kesempatan.

Doakan.

Ini masih pagi loh, udah ngayal aja….

It is never too late to be what you might have been.
George Eliot (via psych-facts)